Bahaya Konseling Palsu

Melakukan konseling memang akan sangat dibutuhkan, namun kalian juga wajib berhati-hati pada bahaya konseling palsu sekarang. Dimana banyak nya jasa konseling menawarkan layanan konseling secala langsung mapun secara online. Dulu saya juga menjadi korban sorang ahli konseling dari Semarang, dimana dia merupakan sosok palsu seorang ahli konseling kejiwaan. Orang ini memberikan layanan konseling nya secara online, saya juga berpikir dengan online aku akan menjadi lebih percaya diri. Untuk menceritakan semua permasalah & keluhan saya dalam kebosanan kegiatan sehari-hari. Dibawah ini ada singkar kelam saya dari pengalaman melakukan konseling dengan ahli konseling yg palsu.

Bahaya Konseling Palsu Memberikan Banyak Kerugiaan

Sosok ahli konseling palsu ini adalah lelaki berusia 35 tahun, memang dia memiliki paras tampan serta tutur bahasa yg manis. Saat pertama kali aku bertemu dengan dia secara online, saya sangat merasa senang karena ternyata Johames sangatlah tampan. Terpicut dengan wajah tampannya memang aku sangat merasa senang setiap kali selesai melakukan konsultasi. Harga yang ia berikan setiap kali selesai melayni konseling adalah sebesar 1 juta rupiah. Namun aku tidak sadar kalau ternyata aku telah ditipu dan rugi uang dalam jumlah yang sangat besar.

Bahaya Konseling Palsu

Saran yang ia berikan adalah dengan bermain situs judi bola resmi dan terpercaya, pada agen sbobet terpercaya makan permainan sbobetasia terpercaya aku mainkan. Melakukan sbobet daftar pada link sbobet resmi di situs bobet terpercaya (Agen Judi Bola Terpercaya). Link Sbo memang tidak pernah aku mainkan, namun dengan arahan bermain dengan benar darinya akhirnya aku dapat memainkan permainan haram ini dengan mudah. Setiap malam dia menemani aku untuk bermain dengan situs judi bola resmi, dimana secara online kamin melakukan Vcall/Video Call melalui aplikasi WhatsApp. Hal ini berlangsung selama 4 bulan, hingga pada akhirnya aku sadar setelah kehilangan uang sebesar empat ratus juta bermain situs agen bola terpercaya.

Memang agak lambat bagi ku untuk menyadari sebuah penipuan & pemerasan terjadi kepada saya, sehingga ahli konseling palsu ini melarikan diri & tidak pernah menghubungi saya lagi. Sungguh saya merasa sangat menyesal dengan apa yang sudah terjadi, namun hal ini menjadi sebuah pengalaman berarti bagi ku. Dan aku membagikan cerita ini agar tidak ada korban lainnya yang akan tertipu seperti saya. Karena banyak nya pelayanan konseling online pada sekarang ini dapat kalian temukan dengan mudah. Namun anda pastinya tidak akan tahu mana kan yang resmi & yg palsu. Namun biasanya situs resmi akan memberikan sertifikat ahli konselingnya kepada calon konselingnya terklebih dahulu.

Demikian kisah pengalaman dari saya bisa anda ambil, agar kedepannya saat anda akan melakukan konseling tidak tertipu. Saya ucapkan terimakasih atas waktu anda semoga meyukainya.